Motivation Letter.
Seringkali kita melakukan kesalahan-kesalahan dalam hidup yang
dapat membuat diri kita merasa jatuh, jenuh, ataupun masalah-masalah lain yang
mengusik pikiran kita sendiri. Permasalahan dalam pikiran yang mengusik jiwa
itu sering kali membuat kita merasa kehilangan kepercayaan terhadap diri
sendiri. Kadang juga membuat kita tidak bisa menerima diri kita sendiri karena
satu dan lain hal. Pada kasus yang terburuk, kita bahkan dapat melakukan
hal-hal yang sama sekali tidak mencerminkan rasa sayang terhadap diri sendiri,
seperti menyakiti atau mencelakai diri sendiri secara mental ataupun fisik. Seringkali
kita menganggap diri kita bodoh, jelek, memarahi diri sendiri, hingga menyakiti
diri sendiri. Anggapan-anggapan dan perlakuan-perlakuan tersebut sangatlah
tidak tepat dan sama sekali tidak membantu diri kita untuk menjadi seseorang
yang lebih baik.
Hal-hal tersebut tentunya sangatlah tidak baik untuk diri kita
sendiri karena dapat merugikan diri sendiri bahkan diri orang lain. Rasa tidak
percaya dan menyayangi diri sendiri dapat mengubah cara pikir kita terhadap
diri sendiri ketika sedang bersosialisasi, sehingga bisa saja kita
memperlakukan orang lain tidak sebagaimana mestinya. Semua itu bisa membuat
kita selalu berada dalam mood yang jelek dan mungkin saja bisa membuat orang di
sekitar kita merasa tidak nyaman dan merasa bahwa diri kita telah menyebarkan
aura negatif yang dapat merusak suasana.
Mungkin kita sering memerhatikan kelebihan-kelebihan orang lain
yang tidak kita miliki, sehingga muncullah rasa iri dan rasa tidak percaya
diri. Kadang muncul perasaan bahwa kita tidak dapat menjadi seseorang yang
hebat, tidak bisa menjadi seseorang yang berguna, atau tidak bisa menjadi seseorang
yang diinginkan di lingkungan sosial. Pikiran-pikiran seperti itu sebenarnya
tidak apa-apa dan tidak salah, namun jangan sampai pikiran-pikiran buruk itu
menghantui dan menguasai diri kita sendiri. Rasa percaya diri akan kelebihan
dan kemampuan yang kita punya harus dikembangkan. Setiap individu pasti
memiliki kelebihan masing-masing yang mungkin tidak dimiliki orang lain. Kita
harus sadar bahwa kita pasti memiliki kelebihan dalam diri sendiri yang
tentunya tidak boleh diremehkan.
Apabila kita merasa jenuh karena kekurangan yang kita miliki,
daripada terus mengkritik, lebih baik kita belajar menerima diri sendiri walau
hal itu tidaklah mudah. Mengevaluasi diri juga sangat perlu dilakukan agar kita
dapat mengembangkan diri sendiri dan agar tidak stuck pada kondisi yang
tidak baik secara terus menerus. Pahami diri kita sendiri, pahami apa yang
menjadi kelemahan kita, pahami apa yang menjadi kelebihan kita, lalu evaluasi
diri kita sendiri untuk mengembangkan diri. Setelah berhasil memahami diri
sendiri, cobalah terima apa yang ada pada diri kita, dan bersyukur atas apa
yang kita miliki.
Sayangilah diri kita sendiri. Diri setiap orang tentunya memerlukan
kasih sayang. Sebelum kita memberi kasih sayang kepada orang lain, ada baiknya
kita menyayangi diri kita sendiri terlebih dahulu bukan? Sayangilah apapun yang
ada pada diri kita. Dengan kita belajar menyayangi diri sendiri dengan baik,
maka kita juga dapat menyayangi orang lain dengan baik. Jangan biarkan hal-hal
buruk mempengaruhi diri dan pikiran. Jangan lakukan hal-hal yang dapat
mencelakai diri kita sendiri. Sayangilah diri kita sendiri, karena pasti ada
orang lain yang menyayangi diri kita juga.
Kita harus menerima diri kita, apapun kondisinya.
Kita tentu bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Memahami,
menerima, dan menyayangi diri sendiri benar-benar penting untuk diri kita demi
kebaikan diri kita sendiri. Mulailah menghargai dan menyayangi diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar